Hewan Positif Virus Corona, Bisakah Menularkan Ke Manusia?
Tue, 07 Apr 2020Posted by AdminSeekor harimau di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat bernama Nadia dinyatakan positif COVID-19 pada 6 April 2020 kemarin. Nadia, tertular dari salah satu pawangnya yang terinfeksi virus ini namun tidak menunjukkan gejala apapun atau asymptomatic. Walaupun positif, Harimau berjenis Malaya ini termasuk dalam kategori ringan. Ternyata, di kebun binatang ini tak hanya Nadia saja, ada beberapa harimau lain yang bergejala sama dan sedang diperiksa. Menurut dokter, kondisi Nadia akan segera pulih.
Baca juga: Mencegah COVID-19 dengan Masker Kain Buatan Sendiri
Akhir Maret lalu pun dilaporkan seekor kucing peliharaan di Belgia terinfeksi virus corona. Kucing tersebut tertular pemiliknya yang baru saja kembali dri Italia Utara. Gejala yang dialami oleh kucing di Belgia ini sedikit berbeda dengan Nadia, ia mengalami diare, muntah-muntah dan masalah pernapasan. Kabar baiknya, kucing tersebut berhasil sembuh setelah 9 hari diisolasi dan dirawat.Kasus COVID-19 pada hewan juga terjadi di Hong Kong Februari lalu, seekor anjing berjenis Pomerania positif virus ini. Ia tertular dari pemiliknya yang juga terinfeksi virus yang sma. Saat dirawat, anjing tersebut dikategorikan bergejala ringan. Setelah diisolasi sejak 26 Februari sampai 14 Maret 2020, anjing ini pun dipulangkan. Kemudian, 2 hari setelahnya anjing ini ditemukan meninggal. Pemiliknya tidak ingin mengotopsi sehingga kasus kematiannya belum dikonfirmasi karena corona atau bukan.
Penelitian dilakukan oleh Hualan Chen dari Harbin Veterinary Research Institute menemukan adanya kemungkinan kucing untuk menularkan virus ini ke kucing lainnya. Virus corona ditemukan mampu berkembang sempurna di kucing dan musang. Sistem pernapasan diantara kucing, musang dan manusia terbilang sedikit menyerupai. Munculnya kasus manusia menularkan hewan ini tentu menimbulkan kekhawatiran. Apakah hewan dapat menularkan COVID-19 ke manusia?
Baca juga: Jenis Masker dan Fungsinya
Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa virus dapat menyebar dari hewan ke manusia. Walaupun begitu, lembaga-lembaga kesehatan dunia pun merekomendasikan untuk membatasi kontak dengan hewan. Jika memiliki hewan peliharaan, setelah memegangnya maka pastikan untuk mencuci tangan. Jika muncul gejala, maka batasi dirimu dari peliharaan berbulumu ya. Jangan lupa terapkan pula hidup bersih kepada mereka.
Penularan COVID-19 masih diyakini dan terbukti berasal dari manusia-manusia. Sehingga, tidak perlu panic akan adanya kemungkinan hewan menjadi sumber penyebar virus. Tetap jaga kebersihan, kesehatan, rajin mencuci tangan dan jaga jarak. Tak lupa, sebisa mungkin berada di rumah ya!