Hina Batik, YouTuber Inggris Kena Semprot Warga +62

Hina Batik, YouTuber Inggris Kena Semprot Warga +62

Fri, 18 Nov 2022Posted by Admin

Youtuber Mahyar Tousi habis disemprot warganet setelah cuitannya dianggap menghina batik. Dalam cuitannya terdapat foto para pemimpin negara yang mengenakan batik dalam acara Welcoming Dinner atau Jamuan Makan Malam KTT G20 di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, pada Selasa malam, 15 November 2022. 

"What on earth are these idiots wearing?! (Apa sih yang dipakai para idiot ini)" kicau dia, Rabu (16/11), sambil mengunggah foto para kepala negara seperti Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, dan Menteri Pertanian Zulkifli Hasan.

Kicauan tersebut bikin netizen Indonesia narik urat. Halamannya dipenuhi oleh warganet Indonesia. Akhirnya Tousi menghapus kicauannya tersebut.

"Orang sayap kanan Inggris menghapus cuitanya setelah dirujak karena mengejek endek/batik. Warganet Indonesia tetap tak terkalahkan," ujar Max Walden, Editor Election Watch menanggapi hilangnya tweet Tousi.

Mahyar Tousi akhirnya meminta maaf dan mengklarifikasi cuitannya setelah mendapat ancaman pembunuhan.

 

"Menyusul sejumlah ancaman pembunuhan, dan pesan dari warga negara Indonesia dan pejabat pemerintah, saya ingin menyampaikan foto ini yang diunggah di media sosial oleh banyak dari kita di Inggris yang telah menyebabkan pelanggaran di Indonesia," tulis Tousi.

Menurutnya komentar tersebut untuk mengolok politisi dari negaranya yang hanya menjadi kaki tangan negara untuk "berhubungan" baik dengan negara lain. Dirinya juga menyebut tidak boleh politisi atau selebritas manapun yang memanfaatkan budaya atau tradisi untuk mencari perhatian.

"Saya mohon maaf atas pelanggaran yang tidak disengaja yang disebabkan oleh tweet yang bercanda tentang pemimpin G20 yang mengenakan pakaian adat Indonesia," tulisnya di Twitter pada Kamis, 17 November 2022. 

"Kami di Inggris membuat lelucon tentang Sunak dan Trudeau yang memakainya tidak memiliki niat buruk dan tidak mengetahui budayanya."

Mahyar Tousi merupakan influencer yang kerap kali menyuarakan anti pemerintah Iran. Ia sering beradu api di media sosial terhadap otoritas Teheran.

Mahyar Tousi berasal dari Tehran yang kini tinggal di Inggris.